Saturday, February 10, 2018

Antusiasme Penduduk Medsos terhadap KPPA Tunas

Apakah memang masyarakat kita selalu antusias menyambut sesuatu yang baru?

Baru yang seperti apa? Apakah ini bukti karakter bangsa kita yang terkenal ramah tamah?

Sebenarnya, penilaian penduduk medsos antusias terhadap lahirnya KPPA Tunas, hanya sepihak, bahkan saya pribadi sebagai salah satu foundernya. Hal ini merupakan rasa syukur dan gembira, bahwa yang kami niatkan baik, ada yang menyambutnya di awal kemunculan.

Dari mana saya menilainya?

Sederhana, hanya dari jumlah bergabungnya pengguna WA bergabung ke grup-grup yang kami buat.

Setelah saya share undangan untuk bergabung dalam 6 grup WA sesuai kebutuhan, dengan waktu tunggu seminggu, ternyata baru 12 jam pertama, satu grup sudah memenuhi kuota, yaitu 257 anggota.

Disusul kemudian, satu grup berikutnya. Sedang 4 grup sedang menunggu penuhnya kuota atau sampai tanggal 11 Februari 2018, program segera dimulai.

Hanya saja... ada beberapa hal yang tidak sesuai dengan ketentuan yang dibuat, perihal pemilihan grup. Hmm, apakah pemilihan redaksi dari admin yang agak sulit dipahami atau kurang teliti dalam membaca, atau punya pemikiran dan alasan sendiri untuk gabung di grup yang tidak sesuai?

Beberapa yang sudah terdeteksi dalam dua hari ini, yang kurang sesuai dengan ketentuan berikut, juga kami cantumkan di tulisan sebelumnya.

Assalamu'alaikum wr.wb.
Alhamdulillah, atas izin Allah, pada tanggal 19 Desember 2017, tercetus ide untuk membuat sebuah komunitas yang peduli pada kondisi perempuan dan anak, yang jika dilihat dari beberapa sisi, cukup memprihatinkan.
Di awal kiprah, kami konsen pada masalah pendidikan perempuan dan akhlak anak, dengan asumsi, jika kaum perempuan cerdas, bijak dan bahagia, diharapkan akan lebih kondusif dalam mendidik anak-anaknya. Perempuan berdaya, generasi jaya.
Kepada sahabat perempuan yang berusia minimal 14 tahun, kami mengundang untuk bergabung ke grup wa Tunas sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan.
Dalam grup, kita akan berdiskusi dan sharing pengalaman dengan tema yang sesuai kebutuhan, yang dipimpin oleh admin. Untuk mekanismenya, akan disampaikan dalam grup wa.
Bagaimana cara gabungnya?
Klik salah satu atau lebih, grup yang diinginkan. Boleh dishare ke grup-grup lain untuk mengajak teman-teman lainnya.
Kami menunggu sampai tanggal 11 Februari pukul 21.00, kemudian program di grup segera dimulai, insyaallah.
Adapun, grup yang kami buat adalah:
1. Grup Tunas Parenting 7-1
Untuk sahabat yang memiliki anak atau murid usia 0 sd 7 tahun.
https://chat.whatsapp.com/EZ95PTV9bn99KsWBDv8mks
2. Grup Tunas Parenting 7-2
Untuk sahabat yang memiliki anak atau murid usia 8-14 tahun
https://chat.whatsapp.com/3XaxPCwXFc68yHlsMN9b3x
3. Grup Tunas Parenting 7-3
Untuk sahabat yang memiliki anak atau murid usia 15-21 tahun atau lebih.
https://chat.whatsapp.com/EzeNpISiDgd9d6hjRF2cWL
4. Grup Tunas Remaja Cemerlang
Untuk sahabat yang berusia 14 -20 tahun
https://chat.whatsapp.com/8XWGyG5Efc737ljJ35WKUq
5. Grup Tunas Mantu Idaman
Untuk sahabat yang berstatus menantj atau calon mantu
https://chat.whatsapp.com/CeIhlSmi5qLLC3RCocZFJV
6. Grup Tunas Mertua Bijak
Untuk sahabat yang memiliki menantu atau  calon mantu
https://chat.whatsapp.com/4FhxZmEZKnMBWtMoImnVqQ
Terimakasih atas partisipasinya, semoga kita bisa bersinergi memberdayakan perempuan, menjayakan generasi.
Wassalamu'alaikum wr.wb
Founder KPPA Tunas
(Neny Suswati, Sulistiani, Dian Eka)

Ketidak sesuaian yang sudah ditemui:

1. Ada laki-laki yang ikut bergabung, sedangkan tujuan undangan terbuka itu adalah kepada sahabat perempuan yang berusia minimal 14 tahun.

Beberapa alasan yang dikemukakan:
- Kurang memperhatikan undangan secara keseluruhan
- Mendidik anak bukan hanya urusan perempuan (ibu) tetapi ayahnya juga (di grup parenting)

2. Ada peserta masuk di grup yang tidak sesuai ketentuan, misalnya:
- Seorang menantu masuk grup Tunas Mertua Bijak, alasannya agar dapat ilmu bagaimana menjadi mertua bijak.
- Seorang ibu muda masuk grup Tunas Remaja Cemerlang, alasannya karena mempunyai adik remaja.
- Seorang remaja masuk grup parenting batuta, karena gurunya memberi link yang itu.

Kami gembira, karena itu bukti adanya semangat belajar yang tinggi, terutama para orang tua. Setelah banyak laporan, ada yang tidak bisa masuk karena penuh, maka kami buatkan grup tambahan untuk menampungnya.

Semoga ini bukan antusiasme di awal semata, tetapi menjadi sebuah grup yang anggotanya bisa sharing pengalaman dalam berkeluarga dan mendidik anak, karena pengalaman tetap menjadi guru yang terbaik.

Seorang admin mengelola 7 grup sekaligus, tentu butuh waktu dan pemikiran yang lumayan, itu sebabnya dibentuk pengelola grup yang terdiri dari 3-6 untuk membantu mengelola keberlangsungan aktivitas grup, sebagai moderator dan notulen yang bertugas secara bergiliran.

Sebagai grup wa komunitas yang termasuk dalam kegiatan lainnya, maka diupayakan aktivitas di grup tercover dengan baik, sehingga jejaknya bisa terekam di fp Tunas dan blog, sebagai catatan yang bisa dibuka-buka kemudian hari. 

No comments:

Post a Comment